Bergerak

Deadline revisi sisa seminggu lagi yang artinya penelitian hampir di depan mata. Jujur, pada tahap ini seperti durian runtuh selama wara-wiri sebagai mahasiswa pascasarjana di Bandung. Jauh-jauh hari, saya sudah firasat bakalan nggak lulus karena merasa nggak pede dengan kemampuan saya. Dan lagi-lagi, Allah Maha baik, Dia selalu menepis keraguan dan selalu menyakinkan kalau satu tahap harus dilalui dengan berusaha, percaya diri, dan selebihnya adalah tawakal. Ya, saya lulus, itu bertanda kalau seminar usulan riset saya diterima, Alhamdulillah.

Belum apa-apa sih, saya lagi belajar menikmati gelombang tinggi nan deras ini. Ibaratnya, saya seperti calon Surfer yang sedang belajar berdiri di surfboard di tengah lautan yang dalam. Jatuh berkali-kali, diseret ombak, dan nelangsa. Dan berjalannya waktu, saya mulai nyaman dengan semua ini

Well…

Pesan ini yang selalu “memaksa” saya bergerak. “Selamat belajar, jangan pernah berhenti karena hanya mendengar cerita orang lain dan asumsi yang berlebihan terhadap jalan yang akan dihadapi” dosen yang baik. Terakhir, pesan ibu dan teman-teman, mencari ilmu itu perjalanan jihad loh, Mud. Fine!. Jadi, saya memiiki alasan kenapa saya harus bertahan dan memilih jalan ini.

*

Wifi di perpus kampus saya, kencang pisan! jadi, sukak deh (nggak usah dibaca)

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s